MEDAN – Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Wilayah Sumatera Utara menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Budidaya Bonsai: Mengubah Tanaman Biasa Menjadi Karya Seni pada Selasa, 13 Februari 2026, bertempat di Sanggar Sira Bonsai, Kompleks Mutiara Palace Medan. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen PPBI Wilayah Sumatera Utara dalam mendukung edukasi dan pengembangan seni bonsai di kalangan akademisi dan generasi muda.
Pelatihan ini diikuti oleh Mahasiswa didampingi Dosen dari Program Studi Tadris Biologi, Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Sumatera Utara Medan. Tujuan utama kegiatan adalah memberikan pemahaman mengenai konsep dasar seni bonsai, mulai dari filosofi, teknik dasar, hingga potensi pengembangannya sebagai kegiatan produktif dan bernilai ekonomi.
Belajar Bonsai dari Nol hingga Praktik Langsung
Kegiatan pelatihan dibagi ke dalam tiga sesi materi yang disampaikan oleh narasumber berpengalaman di bidang bonsai. Rikhardo Manhuruk membuka sesi dengan pengantar dan teori bonsai, membahas sejarah, filosofi, serta prinsip dasar pembentukan bonsai sebagai karya seni hidup. Sesi berikutnya disampaikan oleh Gerpa Puger Arimunbengi, yang mengulas keterkaitan bonsai dengan sektor UMKM, termasuk peluang usaha dan nilai ekonomi bonsai. Adapun sesi terakhir diisi oleh Ahmad Fadli Daulay dengan praktik langsung pembuatan bonsai.
Pada sesi praktik, seluruh peserta secara aktif melakukan proses pembentukan bonsai secara mandiri, mulai dari pemilihan bahan tanaman, teknik pemangkasan, hingga pembentukan awal. Menjadi nilai tambah dari kegiatan ini, setiap peserta diperkenankan membawa pulang bonsai hasil karyanya masing-masing sebagai media belajar lanjutan.
Pulang Membawa Ilmu, Pulang Membawa Bonsai
Salah satu peserta, Dicky Armanda, menyampaikan apresiasinya terhadap pelatihan yang telah dilaksanakan. “Dari segi materi yang disampaikan cukup baik dan sangat berhubungan dasar-dasar holtikultura dimana bonsai ini masuk ke dalam florikultura. Mungkin dari sisi lokasi kegiatan yang kurang luas, namun secara keseluruhan sudah cukup baik. Saya mewakili peserta mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada PPBI Wilayah Sumatera Utara karena telah memberikan ilmu yang sangat bermanfaat bagi kami,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, PPBI Wilayah Sumatera Utara berharap pelatihan bonsai tidak hanya menjadi sarana transfer pengetahuan, tetapi juga mampu menumbuhkan minat, kreativitas, serta kepedulian generasi muda terhadap seni bonsai dan pelestarian lingkungan. Ke depan, PPBI Wilayah Sumatera Utara berkomitmen untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan dunia pendidikan melalui kegiatan edukatif dan aplikatif.